Minggu, 29 November 2015



“Jambu Moja Maju”

Jambu Moja Maju merupakan sebuah permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak di desa. Tidak tahu persis apa sebutan untuk permainan ini, tapi anak-anak di desa sering menyebutnya dengan sebutan “Jambu Moja Maju”.
Dalam permainan ini, terdiri dari beberapa orang pemain (bebas). Setiap pemain harus meletakkan sandal-sandal mereka untuk menjadi objek permainan. Sandal-sandal itu kemudian diletakkan di sebuah lapangan tempat bermain, yang kemudian diberi garis melingkar. Lingkaran itu berukuran sedang, yang sekiranya seorang pemain bisa masuk ke dalam lingkaran tersebut.
Dalam permainan ini juga mengenal system pingsut. Barang siapa yang kalah, maka dirinya harus menjaga sandal-sandal tersebut di dalam lingkaran. Bagi pemain yang tidak berada di dalam garis lingkaran, harus keluar dari garis tersebut untuk bersiap-siap melakukan permainan.
Setelah semuanya siap, dalam hitungan ketiga permainanpun dimulai. Para pemain yang berada di luar garis mencoba untuk mengambil sandal-sandal yang berada di dalam lingkaran dan Si Penjaga (yang berada di dalam garis) berusaha untuk menyentuh pemain yang mencoba untuk mengambil sandal-sandal itu. Apabila pemain yang mencoba mengambil sandal-sandal itu tersentuh oleh pemain jaga, maka dirinya harus menggantikan posisi si pemain jaga, yaitu menjaga sandal-sandal itu di dalam garis lingkaran, dan begitulah seterusnya.
Permainan tersebut mengajarkan kita tentang solidaritas, mendidik jiwa pemberani, sabar atau lapang dada, dan yang terpenting adalah jiwa kekompakan yang menjadi inti dari permainan tersebut.

Selasa, 22 September 2015

Apakah cinta itu seperti kain kafan ???
Putih, bersih. Namun, pada akhirnya akan ternoda???

Sabtu, 08 Agustus 2015

Ustadzi

Ya . . . ustadzi
You are ustadzi
Just you ya ustadzi

 In my mind
 "Ustadzi"
In my heart 
 "Ustadzi"

Just you ya ustadzi
You are ustadzi


                      Al-FALAH
Sabtu, 08-Agustus-2015
RESENSI “THE POWER OF WRITING”
Oleh : Indah Nurnafi’ah


Judul : The Power of Writing
Penulis : Ngainun Naim
Penerbit : Lentera Kreasindo
Halaman : xiv + 230 hlm
Cetakan : ke 2, Juli 2015
ISBN : 978-602-1090-14-5

Buku yang berjudul The Power of Writing yang ditulis oleh Ngaiun Naim ini merupakan suatu buku pencerah untuk menuju perubahan yang lebih baik dalam hal tulis menulis. Buku ini menyebarkan semangat yang menggebu-gebu untuk menulis. Dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan bagaimanapun kita dituntut untuk selalu menulis.
Sebenarnya, tidak ada yang tidak bisa menulis. Semua orang memiliki potensi untuk menulis. Tinggal bagaimana mereka mengembangkan potensi mereka. Seorang pelajar dan mahasiswapun selalu dituntut untuk menulis. Untuk itu, mereka harus mengasah potensi mereka dalam hal tulis menulis, jangan pernah menunda untuk belajar menulis.
Kunci dari kesuksesan menulis adalah menulis itu sendiri. Menulis, menulis, dan menulis setiap hari akan meningkatkan potensi menulis seseorang. Semua orang sangat dianjurkan untuk menulis, karena menulis dapat dapat mengubah hidup seseorang. Selain menulis, membaca juga memiliki energi besar untuk mengubah hidup seseorang. Menbaca dan menulis adalah sarana untuk menambah wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas diri.
Banyak sekali kelebihan dari buku ini, salah satunya buku ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi sang penulis dan bukan hanya angan-angan penulis semata.
Hampir tidak ada kelemahan dalam buku ini, karena penulis menggunakan bahasa sehari-hari yang sangat mudah dipahami baik untuk para pelajar, mahasiswa, maupun orang-orang awam.


Jumat, 07 Agustus 2015

                                                                     Musim Sepi

kau inginkan
aku tak
kau jalankan
aku tak
kau sendiri
aku tak
kau sepi
aku tak
kau berlari
aku tak
kau tersenyum
aku tak
kau bahagia
aku tak
kau seperti...
aku tak tahu


 Busmut
                                                                               Kamis, 10- April-2014