Minggu, 29 November 2015



“Jambu Moja Maju”

Jambu Moja Maju merupakan sebuah permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak di desa. Tidak tahu persis apa sebutan untuk permainan ini, tapi anak-anak di desa sering menyebutnya dengan sebutan “Jambu Moja Maju”.
Dalam permainan ini, terdiri dari beberapa orang pemain (bebas). Setiap pemain harus meletakkan sandal-sandal mereka untuk menjadi objek permainan. Sandal-sandal itu kemudian diletakkan di sebuah lapangan tempat bermain, yang kemudian diberi garis melingkar. Lingkaran itu berukuran sedang, yang sekiranya seorang pemain bisa masuk ke dalam lingkaran tersebut.
Dalam permainan ini juga mengenal system pingsut. Barang siapa yang kalah, maka dirinya harus menjaga sandal-sandal tersebut di dalam lingkaran. Bagi pemain yang tidak berada di dalam garis lingkaran, harus keluar dari garis tersebut untuk bersiap-siap melakukan permainan.
Setelah semuanya siap, dalam hitungan ketiga permainanpun dimulai. Para pemain yang berada di luar garis mencoba untuk mengambil sandal-sandal yang berada di dalam lingkaran dan Si Penjaga (yang berada di dalam garis) berusaha untuk menyentuh pemain yang mencoba untuk mengambil sandal-sandal itu. Apabila pemain yang mencoba mengambil sandal-sandal itu tersentuh oleh pemain jaga, maka dirinya harus menggantikan posisi si pemain jaga, yaitu menjaga sandal-sandal itu di dalam garis lingkaran, dan begitulah seterusnya.
Permainan tersebut mengajarkan kita tentang solidaritas, mendidik jiwa pemberani, sabar atau lapang dada, dan yang terpenting adalah jiwa kekompakan yang menjadi inti dari permainan tersebut.